Apa Sih Kitab Kuning Itu ?

Posted: 1 Juni 2012 in Nusantara
Tag:, , , , , , ,

Dalam kenyataannya, ada perbedaan pendapat antara habib yang satu dengan habib yang lain dan ada perbedaan pendapat antara ulama/kyai yang satu dengan ulama/kyai yang lain. Tidak ada yang patut disalahkan, kecuali sebuah ajaran yang tidak mempunyai dalil yang tepat. Karena tanpa dalil yang tepat, seseorang akan cenderung menyalahkan pendapat orang lain yang tidak sesuai dengan apa yang dipahaminya. Dan tanpa dalil yang tepat, bisa saja seseorang bertindak anarkis dan merugikan anggota masyarakat lainnya.

Kalau dalam pandangan saya, Dalil yang ada sekarang (seperti AlQuran dan AlHadits) itu tidak bisa serta merta di pahami secara terjemahan bahasa saja. Tapi harus melalui kitab Tafsir yang mumpuni atau penafsiran seorang ‘Ulama yang Di Akui hujjah (pendapat) nya di kalangan ulama-ulama pada masanya (seperti Imam Syafi’i, yang membangun Ilmu Fiqih -Madzhab- Syafi’i). Jikalau integritas seorang ‘Ulama masih diragukan ulama-ulama lainnya, maka hujjah (pendapat) nya belum bisa dipertanggungjawabkan karena dalil-dalilnya masih dapat dipatahkan oleh ulama-ulama lainnya pada masa itu. Jangan kita menganggap AlQuran seperti baru saja diturunkan pada masa sekarang ini, karena pembahasan mengenai AlQuran sudah ada sejak zaman Rasulullah. Dan tidak mungkin diakui kebenarannya, apabila seseorang langsung menafsirkan AlQuran hanya melalui sebuah buku Terjemah AlQuran ber Bahasa Indonesia, lalu langsung menyalahkan ulama-ulama yang sudah memahami kajian ilmu AlQuran, yang disampaikan secara turun-temurun dari zaman Rasulullah secara lisan dan ditulis dalam bentuk kitab berbahasa Arab gundul, yang dikenal dengan nama “Kitab Kuning”.

Kitab Kuning yang ada sekarang adalah karya tulis ‘Ulama Mekkah, Madinah, Yaman, Irak dan mereka sudah memahami makna (tafsir) Ayat-Ayat AlQuran yang secara lisan disampaikan Rasul kepada Para Sahabatnya, kemudian Tabi’in. Ilmu mereka (para Ulama) itu bersambung sampai ke Rasul dan Rasul bersambung melalui Malaikat Jibril langsung kepada 4JJI. Inilah logika kebenaran yang terkandung dalam “Kitab Kuning” sebagai penafsiran AlQuran untuk menjadi pedoman dalam kehidupan orang-orang Islam di Indonesia. Disini saya menjelaskan kedudukan Kitab Kuning sebagai Penjelasan Makna-Makna yang terkandung dalam AlQuran, dan tentu saja hanya AlQuran lah Kitab Suci atau Kalam 4JJI yang Sebenarnya. Dan pendapat saya yang terakhir dan final adalah tidak ada dalil yang lebih mumpuni daripada dalil-dalil yang terdapat dalam Kitab Kuning tersebut, dan mereka yang sengaja mengingkarinya tentu tidak termasuk dalam kategori ‘Ulama, karena Tak ada Bedanya Tafsir AlQuran dengan Makna yang Terkandung dalam Kitab Kuning tersebut. Makanya saya sebut ‘Ulama yang mengingkari kebenaran Kitab Kuning adalah ‘Ulama Aspal (Palsu).

Sudah saatnya kita menghargai kerja keras santri-santri pesantren yang tanpa kenal lelah belajar dan memahami Kitab Kuning itu, agar suatu saat mereka dapat mengklarifikasikan realita kebenaran saat masyarakat bingung tentang Islam yang sebenarnya. Dan tidak lupa semangat para Sufi yang akan membangun Indonesia menuju Negara yang Maju dan Sejahtera… Dan Penuh Cahaya… Amien…

Bahkan Kitab Hadits Shahih Bukhari pun dalam bentuk Kitab Kuning.
Yakin deh keshahihannya.

Kajian Kitab Kuning Shahih Bukhari – TVRI (Indonesian National Television Channel)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s